MAKAM KERAMAT 'JU PANGGOLA'



Foto: Makam Ju Panggola di 
Kelurahan Lekobalo Kota Selatan, Gorontalo

   Makam Keramat Ju Panggola terletak di Kecamatan Kota Barat, di Kelurahan Lekobalo, kurang lebih 7 km dari Pusat Kota Gorontalo. Makam keramat ini terletak di atas bukit pada ketinggian 50 meter dari jalan raya. Dari atas bukit ini kita dapat melihat Danau Limboto yang luas, dengan airnya yang makin kritis, dari kedalaman 32 meter kini tinggal 5 hingga 7 meter. 

     Ju Panggola adalah sebuah gelar atau julukan. Ju berarti ‘ya’, sedangkan Panggola berati ‘tua’. Jadi, Ju Panggola artinya Ya Pak Tua. Dalam sejarah nama Pak Tua tersebut adalah Ilato, yang artinya kilat. Karena kesaktian dan sifat keramatnya Ilato, mempunyai kemampuan untuk menghilang dan muncul jika negeri dalam keadaan gawat. 

        Pak Tua atau “Ju Panggola” gelar ini muncul dari masyarakat karena setiap beliau tampil, dengan profil Kakek Tua yang mengenakan jubah putih. Ia mempunyai jenggot putih yang sangat panjang yang melewati lutut. Ia juga dijuluki sebagai “Awuliya” karena beliau adalah penyebar agama Islam sejak tahun 1400, sebelum para Wali Songo berada di Pulau Jawa. 

        Aliran yang ditinggalkan oleh Ju Panggola adalah ilmu putih, yang diterapkan lewat “langga” atau ilmu bela diri dalam dunia persilatan. Beliau tidak secara langsung melatih para muridnya, melainkan hanya meneteskan air di mata sang murid,  dan secara otomatis para muridnya memperoleh jurus-jurus persilatan secara spontan, baik melalui mimpi maupun melalui gerakan refleks.

        Makam tersebut memiliki banyak keajaiban,antara lain, tanah di atas bukit itu berbau harum. Menurut sejarah bahwa bukit tersebut pernah dihuni oleh beliau sebagai tempat bermunajat ke hadirat Alla swt.

        Keajaiban tersebut masih dapat disaksikan hingga sekarang ini. Di makam itu setiap penziarah datang dan mengambil segengaman tanah di seputar makam, dan anehnya tanah galian  tersebut tidak pernah menjadi lubang yang dalam padahal ribuan manusia mengambil tanah tersebut sebagai azimat. 

        Makam Ju Panggola  setiap hari mendapat kunjungan dari para wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara. Sebagian dari mereka melaksanakan salat di Masjid Ju Panggola, sambil berdoa dan memohonkan berkah penyebuhan dari sakit yang diderita mereka.


Masjid-qubah-makam Ju panggola

Gerbang-makam Ju Panggola - Gorontalo

Free Web Hosting